Rabu, Mei 06, 2009

Gadjah Mada University Through The Ages


UGM


Fakultas Kedokteran Gigi UGM di Ngasem


Fakultas Kedokteran UGM '46

Klik gambar untuk memperbesar.
kebetulan pas ngubek-ngubek file power point tentang sejarah UGM di laptopnya PPKB UGM, nemu foto-foto lama ini. Wah kalo dibandingin sama UGM yg sekarang bedanya seperti bumi dan langit.
Semua foto sumbernya dari Kantor Arsip UGM.
Rabu, Maret 11, 2009

Review Kambing Jantan the Movie

Saya mutusin langsung nonton Kambing Jantan ketika pilihannya cuman antara "The real Pocong" dan "Sumpah Ini Pocong". Yang main "SIP" si Julia Perez yang di poster filmnya cuman pake handuk doank...hehe...intimidatif sih, tapi kalau saya nonton takutnya saya malah menyumbang uang pada proyek pembodohan masyarakat. Hehe....Film-film "aneh" tersebut terus dibuat karena emang terus ditonton, makanya kalau kita merasa bahwa film tersebut tidak memberikan sumbangsih apapun kepada perbaikan kualitas film bangsa ini mending jangan nonton. Simple. Nah, kembali ke film KJ (Kambing Jantan). Bisa jadi kalau kalian ngikutin blognya Kambing, film ini sudah lama dinanti-nati oleh penggemar buku KJ. Reviewnya sebagai berikut:



1. Pemain
Radit meranin dirinya sendiri di film ini dan menurut saya cukup berhasil. Tapi yang mencuri perhatian adalah aktinya Hariyanto yang benar-benar culun natural ga dibuat-buat. Setiap scene yang ada Hariyanto-nya dijamin pasti ketawa deh. Terus ada si Kebo yang emosinya kayak roller coaster, naik turun. Tapi secara umum castingnya bagus dan gak berlebihan.


2. Komedi
Pada saat akan menonton saya mengharapkan film ini bakal selucu bukunya. Beberapa bagian emang lebih lucu bukunya namun bagian lain justru adegan di film justru jauh lebih lucu seperti adegan Haryanto yang bawa panci ke mana-mana dll. Adegan lucu di film ini benar-benar lucu. Ga ada istilah lucu garing karena pada saat film ini ingin membuat penonton tertawa maka adegannya benar-benar bikin kita tertawa.


3. Drama
Oke. Saya kurang suka dengan bagian dramanya terus terang. Karena saya ga pernah suka dengan film drama Indonesia yang lambat dan ngebosenin. Subyektif memang. Tapi ini juga mungkin karena sebelum nonton saya sudah mengaharapkan film ini akan lucu dari menit pertama sampai terakhir. Namun dramanya terlalu banyak, hampir 60 persen film ini. Tapi teman saya yang belum pernah baca bukunya KJ mengaku suka dengan keseluruhan film ini. Jadi tergantung selera sih sebenarnya. O ya, walaupun saya agak bosan dengan dramanya, tapi ada asatu adegan yang sangat bagus yakni pas Kambing ujan-ujanan sama Kebo. Bagus. Excellent.

Kesimpulan:
Suka dengan adegan komedi film ini: Ya.
Suka dengan film ini secara keseluruhan: Not really.

Tapi film ini sangat disarankan bagi mereka yang ingin melihat bahwa lucu-lucuan di film Indonesia bisa cerdas juga.
Selasa, Februari 03, 2009

Lombok dan Bali Part 1, Pengelana Muda

Seperti yang sudah saya rencanakan sejak lama bahwa untuk liburan semsesteran ini saya dan dua orang teman saya (Osca dan Yudit) backpacking ke Lombok dan Bali. Seru banget perjalanannya, seperti pengelana muda..halah....PENGELANA MUDAAAAA(Dinyanyikan dengan gaya Om Oma Irama)

Part One
Jam 7.30 kami berangkat dari stasiun kereta api Lempuyangan Yogyakarta menuju Banyuwangi dengan KA kelas ekonomi yang ga ada WC aktifnya (or maybe lubang itu bisa disebut WC juga ya). Perjalanan ke Banyuwangi ini memakan waktu yang ehmm...lumayann panjaaaaang. 15 Jam di dalam gerbong yang kalau berhenti lima detik aja panasnya luar biasa. Saking panasnya saya bahakn sempat terpikir bahwa telanjang sepertinya ide yang bagus. Penderitaan di lengkapi dengan sempurna oleh sesosok perempuan yang paling malang sedunia yang duduk di sebelah saya. Yang menyebabkan malang bukan karena saya lo. tapi ni cewek sepanjang perjalanan gak pernah berhenti nelpon pake hape, dengan suara yang sangat keras. Dari suara cewek ini yang keras lah saya dan seluruh penumpang di gerbong itu tahu bahwa ia lagi ada masalah dengan ibunya yang menurutnya sangat tidak sopan yang sering menuduhnya l####e, wanita murahan, dan doyan pacaran, hingga bibi cewek ini yang ternyata juga ikut-ikutan marahin cewek ini. Berkali-kali ditelpon cewek ini teriak-teriak: DIA TIDAK BERHAK...TIDAK BERHAH....ihik...ihik...sambil nangis-nangis. Persis deh kayak sinetron. Mending sinetron ceweknya cantik, nah ini....Setelah telponan dengan keluarganya yang mengharu biru itu, dia telpon temen-temennya dan sumpah pembicaraannya gak layak saya tulis di sini karena tidak lolos kembaga sensor ke'eneg'an pembicaraan. Yang bisa membuat cewek ini berhenti hanya ketika sinyal XL-nya ga ada atau pada saat ia tidur karena kecapekan nelpon.

Overall, kami nyampe di Banyuwangi jam 11 malam dengan oleh-oleh berupa kuping yg budek, foto saya dengan perempuan malang itu yang diambil pas dia ketiduran di bahu saya sambil menyisakan beberapa lelehan iler...wuaakkk.....Nah, dari stasiun Banyuwangi kita jalan kaki ke pelabuhan ketapang buat nyebrang ke pelabuhan gilimanuk bali. Jam 12 WITA kita sampai di Bali dengan cerita ngejar-ngejar bis yang hampir ninggalin kami di pelabuhan sementara semua barang kami ada di dalam bis tersebut. Dari Gilimanuk kami naik bis menuju terminal Ubung untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Padang Bai. Setelah rehat sebentar di mesjid pelabuhan dan sarapan di warung terdekat kami pun nyebrang lagi naik ferry ke lombok. Penyebarangan ditempuh dalam waktu empat jam. Dan tepat jam 12 WITA kami menginjakkan kaki di bumi Lombok....Wuihhhh


Pelabuhan Padai Bai, Bali

to be continued
Jumat, Januari 09, 2009

2009 Blessed

Di postingan saya sebelumnya saya sempet menyinggung akan mengadakan expotulating award namun karena berbagai hal, maka award tersebut saya cancel ajah. (Ketauan banget ga niat). Nah, tapi temen saya juga sempet mengadakan award kecil-kecilan yg mungkin kalian suka. Saya bersemangat sekali di awal tahun ini. Pertama ternyata Allah, God Almighty masih ngasi rejeki lumayan lebih dengan kerjaan di awal tahun yang setelah selesai disambut kerjaan lainnya. So, rencana liburan ke Lombok akhir bulan ini sepertinya akan terwujud. dan minggu depan juga bakal jadi minggu yang mengembirakan karena ada 10 cewek korea (huhuhuuuu) yg dateng ke Jogja, and guess what...saya bakal jadi host mereka mulai dari jam 7 pagi sampe malamnya, satu minggu penuh. Hehe...let's imagine!
Kamis, Januari 01, 2009

Apa yang baru?

Seperti tahun 2008 lalu, atau tahun 2007 juga, saya lepas dari hiruk pikuk terompet, kembang api, petasan dan dangdutan tahun baru. Bukannya saya anti-sosial atau religius sehingga lebih memilih berdiam diri di mesjid. Bukan. Bukan demikian. Saya ingat tahun lalu, saya diundang teman saya ke perayaan tahun baru dengan barbeque. Saya datang. Tapi satu jam sebelum acara mulai saya pulang. Saya tahu seharusnya saya tak disitu. Maka kali ini pun suara meriah itu hanya saya simak dari bilik sempit yang lampunya sengaja saya redupkan. Selalu begitu. Bukannya saya ingin kidmat atau apa, namun lebih pada mempersiapkan diri saya untuk bangun sesegar-segarnya di pagi hari yang baru itu. Saya menjadi orang pertama yang merasakan pagi sementara penghuni bilik-bilik di sebelah bilik saya masih pulas atau malah masih ketiduran di jalan atau di tempat pesta disamping sampah-sampah plastik dan terompet yang sudah basah oleh embun pagi. Ah betapa sayangnya menurut saya. Yang paling penting bukanlah malam tahun barunya tapi pagi tahun baru dimana nafas kita masih memiliki semangat segar, pikiran yang jernih. Dan tahun ini sebaiknya juga diawali dengan kondisi yang segar dan jernih itu. Awal yang baik akhir yang baik. Ah, lupakanlah...Selamat Tahun Baru Kawan.
Sabtu, Desember 27, 2008

world has been loosing it's mind


Akhir tahun ini ternyata diwarnai oleh serangan terorisme yang dianggap "legal-konstitusional" oleh Israel terhadap 200 MANUSIA di Jalur Gaza Palestina. Inilah satu-satunya negara didunia dimana aksi terorisme justru legal dilakukan. Israel. Kita prihatin terhadap serangan Mumbay, WTC, Bom Bali dan sebagainya, tapi tidakkah kita sadar bahwa dunia selama ini menerapkan standar ganda terhadap definisi sebuah kejahatan. Dan ketika Israel menyerang Palestina dan menewaskan manusia hingga berjumlah ratusan, kemana suara-suara Amerika yang selama ini menyatakan mengutuk berbagai bentuk terorisme itu? Mana United Nations? or has it become United Nonsense? where is the world? Bahkan if I may ask, where is media?
Here the video! Just click!
Selasa, Desember 23, 2008

Postingan Setengah Tiang

Apa yang kamu bayangkan dengan sebuah mawar yang indah di tepi jalan? Punya orang. Dan kau merasa menjadi sangat manis dan feminim serta imut dengan mengatakan "aku ingin bunga itu,,,ia cantik,,,petikkan untukku". Yah, dengan tampang imutnya perempuan itu menebar candu dalam jarak sekian ratus meter. Dan yang jadi korban kali ini lelaki bingung yang dengan rela hati memetikkan bunga itu untuk sang perempuan. Ah, aneh kubilang. Kau menyukai bunga itu tapi membiarkannya kemudian mati terpisah dari batang dan daun serta akar yang selama ini menghidupi mawar itu. Kau suka mawar itu tapi tak segan memetiknya untuk sementara kau peluk dan kemudian kau cabik kelopaknya satu-satu seperti dalam sinteron wagu itu. Betapa absurd makna "menyukai" yang digunakan. Menyukai kemudian lekat maknanya dengan merampas dan memilikinya. Aku menawarkan jalan keluar pada mawar malang itu yang karena telah terlambat, kini ia terjerat ditangan mungil perempuan itu: "Difoto aja, gak usah dipetik!" kubilang. lalu dia menjawab, "ah kau memang tak mengerti keindahan!"